UKK Agribisnis Tanaman Perkebunan Sawit Digelar 3 Februari 2026, Hadirkan Penguji Eksternal dari Politeknik Kampar 17 Feb 2026 | Written by Administrator. Published in Berita. Read 12 View Pekanbaru- 3 Februari 2026. Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Program Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan Sawit dilaksanakan pada Selasa, 3 Februari 2026, sebagai bagian dari rangkaian evaluasi akhir peserta didik kelas XII. Kegiatan ini menjadi tolok ukur pencapaian kompetensi siswa sebelum dinyatakan lulus dan siap terjun ke dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Pelaksanaan UKK berlangsung secara terstruktur dan sesuai prosedur standar operasional. Kegiatan diawali dengan pembukaan resmi, pengarahan teknis kepada peserta, serta penjelasan skema penilaian oleh tim penguji. UKK kali ini menghadirkan penguji eksternal dari Politeknik Kampar, yaitu Bapak Umar Linggom, A.Md., S.P., M. Biotek, yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidang agribisnis serta bioteknologi perkebunan. Kehadiran penguji eksternal bertujuan untuk memastikan proses penilaian berjalan objektif, transparan, dan sesuai dengan standar kebutuhan industri perkebunan kelapa sawit. Hal ini juga menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan vokasi dengan perguruan tinggi dan dunia usaha/dunia industri (DUDI). Dalam pelaksanaannya, para siswa diuji melalui serangkaian praktik kerja yang mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Materi yang diujikan meliputi: Teknik pembibitan kelapa sawit yang benar sesuai standar agronomi Identifikasi dan pengendalian hama serta penyakit tanaman Pemeliharaan tanaman menghasilkan (TM) dan tanaman belum menghasilkan (TBM) Prosedur panen yang efektif dan efisien Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan perkebunan Selain keterampilan teknis, aspek sikap kerja, ketelitian, kerapian, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi juga menjadi bagian dari komponen penilaian. Setiap peserta diberikan waktu dan instruksi kerja yang jelas untuk menyelesaikan tugas praktik sesuai dengan rubrik penilaian yang telah ditetapkan. Dalam sambutannya, Bapak Umar Linggom menyampaikan bahwa kompetensi lulusan SMK harus benar-benar siap pakai dan mampu bersaing di industri perkebunan yang semakin berkembang dan berbasis teknologi. Ia juga memberikan beberapa masukan konstruktif terkait peningkatan mutu praktik dan pemanfaatan inovasi di bidang agribisnis sawit. Suasana pelaksanaan UKK terlihat tertib dan kondusif. Para siswa menunjukkan kesungguhan dan kesiapan dalam menjalankan setiap tahapan ujian. Guru pendamping turut memastikan seluruh peralatan, bahan praktik, serta administrasi berjalan sesuai standar. Melalui kegiatan UKK ini, diharapkan lulusan Program Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan Sawit tidak hanya memiliki sertifikasi kompetensi, tetapi juga kepercayaan diri dan kesiapan mental untuk menghadapi tantangan dunia kerja maupun membuka peluang usaha di sektor perkebunan kelapa sawit. Dengan terlaksananya kegiatan ini secara profesional dan terukur, sekolah semakin optimis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing tinggi di bidang agribisnis perkebunan sawit. Share : Facebook Twitter Google Plus