SMK Migas Bumi Melayu Riau Raih Bantuan Sertifikasi Kompetensi Murid SMK Tahun 2026 dari Kemendikdasmen 29 Mei 2026 | Written by Administrator. Published in Berita. Read 53 View Tangerang Selatan, Mei 2026 — SMK Migas Bumi Melayu Riau kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap kerja, khususnya pada bidang energi, migas, dan industri berbasis keterampilan. SMK Migas Bumi Melayu Riau menjadi satu dari 394 SMK di seluruh Indonesia yang menerima Bantuan Pemerintah Program Sertifikasi Kompetensi Murid SMK pada tahap II Tahun 2026 dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Sebagai bagian dari program tersebut, SMK Migas Bumi Melayu Riau mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Direktorat SMK Kemendikdasmen yang dilaksanakan pada tanggal 23–26 Mei 2026 di Tangerang Selatan. Program bantuan ini merupakan bentuk komitmen Kemendikdasmen dalam memperkuat kompetensi lulusan SMK agar memiliki daya saing nasional maupun global melalui sertifikasi kompetensi yang diakui industri dan dunia kerja. Dalam siaran pers Kemendikdasmen pada 27 Mei 2026 disebutkan bahwa 394 SMK penerima bantuan dipersiapkan menjadi fasilitator bagi murid untuk memperoleh sertifikasi keahlian sesuai bidang kompetensinya. Sertifikasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia industri profesional. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, dalam sambutannya menegaskan bahwa program ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan layanan pendidikan bermutu bagi seluruh peserta didik SMK di Indonesia. “SMK yang mendapatkan program ini menjadi langkah awal dalam mendorong layanan pendidikan bermutu untuk semua. Ciptakan generasi Indonesia hebat yang berkompetensi tidak hanya kemampuan teknis kejuruan, tetapi juga soft skills,” ujar Mendikdasmen Abdul Mu’ti. Selain kompetensi teknis, Mendikdasmen juga menekankan pentingnya penguatan kemampuan 4C, yaitu critical thinking, collaboration, creativity, dan communication sebagai bekal menghadapi dunia kerja masa depan. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, turut menyampaikan bahwa perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut lulusan SMK memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. “Dengan memiliki sertifikasi keahlian, lulusan SMK akan lebih siap bersaing di dunia kerja karena kompetensinya telah diakui secara profesional,” jelas Tatang. Melalui program ini, SMK Migas Bumi Melayu Riau semakin memperkuat komitmennya dalam mencetak lulusan yang kompeten, profesional, dan siap kerja, khususnya pada bidang energi, migas, dan industri berbasis keterampilan. Kepala sekolah menyampaikan bahwa bantuan sertifikasi kompetensi ini akan sangat membantu peserta didik untuk mendapatkan pengakuan kompetensi sesuai konsentrasi keahlian masing-masing. Selain meningkatkan kualitas lulusan, program ini juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat hubungan antara sekolah dengan dunia industri dan lembaga sertifikasi profesi. Dengan mengikuti program nasional ini, SMK Migas Bumi Melayu Riau terus menunjukkan eksistensinya sebagai sekolah vokasi yang aktif mendukung peningkatan mutu pendidikan kejuruan di Indonesia. Share : Facebook Twitter Google Plus