Top

TNI AD Tanamkan Disiplin, Jiwa Kepemimpinan, dan Kesiapsiagaan Bencana kepada Peserta Didik Baru pada MPLS RAMAH 2026 SMK Migas Bumi Melayu Riau

TNI AD Tanamkan Disiplin, Jiwa Kepemimpinan, dan Kesiapsiagaan Bencana kepada Peserta Didik Baru pada MPLS RAMAH 2026 SMK Migas Bumi Melayu Riau

     Pekanbaru – Dalam rangka membentuk karakter peserta didik yang disiplin, berintegritas, tangguh, dan siap menghadapi budaya kerja industri, SMK Migas Bumi Melayu Riau menghadirkan personel Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) KODIM 0301 Pekanbaru sebagai narasumber dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) RAMAH Tahun 2026.

   Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru ini mengangkat materi Kedisiplinan, Kepemimpinan, Latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB), serta Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana sebagai bagian dari penguatan karakter sejak awal peserta didik memasuki lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, sekolah berupaya menanamkan nilai-nilai dasar yang menjadi fondasi penting dalam pembentukan lulusan SMK yang profesional, tangguh, dan berdaya saing.

     Dalam pemaparannya, personel TNI AD menjelaskan bahwa disiplin merupakan kunci utama dalam mencapai keberhasilan, baik di lingkungan pendidikan maupun di dunia kerja. Disiplin tidak hanya dimaknai sebagai kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga tercermin dalam sikap tanggung jawab, ketepatan waktu, integritas, kemampuan bekerja sama, serta kesiapan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi.

    Selain itu, peserta didik juga memperoleh pembekalan mengenai kesiapsiagaan menghadapi bencana. Pada sesi ini, personel TNI AD memberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali potensi bencana, meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi darurat, serta memahami langkah-langkah penyelamatan diri yang benar apabila terjadi bencana. Peserta didik juga diajak untuk memahami pentingnya tetap tenang, mengikuti prosedur evakuasi, mematuhi arahan petugas, serta menumbuhkan kepedulian dan semangat saling membantu sesama dalam situasi darurat. Pembekalan ini diharapkan mampu membentuk budaya sadar bencana sehingga peserta didik memiliki kesiapan mental maupun tindakan dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

    Selain penyampaian materi, peserta didik juga mengikuti praktik Peraturan Baris Berbaris (PBB) di lapangan. Melalui latihan tersebut, peserta dibimbing untuk melatih konsentrasi, kekompakan, kepemimpinan, komunikasi, serta kemampuan menerima dan melaksanakan instruksi secara tepat. Suasana kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat, dan menunjukkan antusiasme tinggi dari seluruh peserta.

WhatsApp Image 2026-07-08 at 15.39.20

     Kegiatan ini selaras dengan karakter budaya kerja yang diterapkan di berbagai sektor industri. Pada Program Keahlian Teknik Produksi Migas dan Teknik Pemboran Migas, disiplin menjadi budaya utama dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), kepatuhan terhadap Standard Operating Procedure (SOP), pengendalian risiko, serta koordinasi tim di lingkungan kerja yang memiliki tingkat risiko tinggi. Pemahaman mengenai kesiapsiagaan bencana juga menjadi bagian penting dalam membangun budaya keselamatan kerja, sehingga peserta didik memiliki kesadaran untuk bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur ketika menghadapi kondisi darurat.

     Sementara itu, pada Program Keahlian Agribisnis Tanaman Perkebunan, sikap disiplin mendukung keteraturan dalam kegiatan budidaya, pemeliharaan tanaman, penerapan prosedur kerja yang aman, serta produktivitas di lingkungan perkebunan modern. Adapun pada Program Keahlian Manajemen Perkantoran, nilai-nilai disiplin diwujudkan melalui ketelitian dalam administrasi, etika pelayanan, kemampuan berkomunikasi secara profesional, serta tanggung jawab dalam pengelolaan dokumen dan layanan perkantoran.

WhatsApp Image 2026-07-08 at 15.39.20 (2)

     Kepala SMK Migas Bumi Melayu Riau menyampaikan apresiasi kepada TNI AD atas kontribusi dan dukungannya dalam memberikan pembekalan karakter kepada peserta didik baru. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan kompetensi teknis (hard skills), tetapi juga penguatan karakter (soft skills) yang menjadi kebutuhan utama dunia usaha dan dunia industri.

     "Melalui MPLS RAMAH, kami ingin membangun budaya positif sejak hari pertama peserta didik berada di SMK Migas Bumi Melayu Riau. Dunia industri membutuhkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki disiplin, integritas, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai situasi, termasuk kondisi darurat. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi peserta didik untuk meraih kesuksesan di masa depan," ungkap Kepala Sekolah.

     Melalui kegiatan ini, SMK Migas Bumi Melayu Riau berharap seluruh peserta didik baru mampu menginternalisasi nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, serta kesiapsiagaan menghadapi bencana sebagai bagian dari budaya sekolah sekaligus budaya industri. Dengan karakter yang kuat dan kompetensi yang terus dikembangkan, lulusan SMK Migas Bumi Melayu Riau diharapkan siap menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, adaptif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia kerja maupun masyarakat.

Partner :

Talk to us

+62 81270141215