BNN Kota Pekanbaru Edukasi Bahaya Narkotika kepada Peserta Didik Baru pada Hari Keempat MPLS RAMAH 2026 SMK Migas Bumi Melayu Riau 09 Jul 2026 | Written by Administrator. Published in Berita. Read 17 View Pekanbaru, 9 Juli 2026 – Memasuki hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) RAMAH Tahun Ajaran 2026/2027, SMK Migas Bumi Melayu Riau menghadirkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru sebagai narasumber untuk memberikan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja. Kegiatan ini menghadirkan Fitriani Harahap, S.I.Kom., Penyuluh Narkoba BNN Kota Pekanbaru, yang memberikan pembekalan kepada seluruh peserta didik baru mengenai pentingnya menjaga diri dari ancaman narkoba. Mengusung tema pencegahan penyalahgunaan narkotika sejak usia remaja, materi yang disampaikan menekankan bahwa remaja merupakan salah satu kelompok yang rentan menjadi sasaran peredaran gelap narkotika. Rasa ingin tahu yang tinggi, pengaruh lingkungan pergaulan, serta kurangnya pemahaman mengenai dampak narkoba menjadi faktor yang kerap dimanfaatkan oleh para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Dalam pemaparannya, Fitriani Harahap menjelaskan pengertian narkotika, berbagai jenis narkotika yang sering ditemukan di Indonesia, seperti ganja, sabu, ekstasi, heroin, serta obat-obatan tertentu yang disalahgunakan. Beliau juga mengingatkan bahwa peredaran narkotika saat ini semakin beragam dan menyasar generasi muda melalui berbagai modus, termasuk media sosial dan lingkungan pergaulan. Oleh karena itu, peserta didik diminta untuk lebih berhati-hati dalam memilih teman, tidak mudah percaya terhadap ajakan yang mencurigakan, serta berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba. Selain mengenalkan jenis-jenis narkotika, peserta didik juga diberikan pemahaman mengenai dampak penyalahgunaan narkoba terhadap kesehatan fisik, mental, sosial, dan masa depan. Penggunaan narkotika dapat menyebabkan gangguan fungsi otak, menurunnya konsentrasi dan prestasi belajar, kerusakan organ tubuh, gangguan kejiwaan, ketergantungan, hingga berisiko terjerat permasalahan hukum. Narasumber juga mengajak seluruh peserta didik untuk menerapkan gaya hidup sehat, aktif dalam kegiatan positif, serta berani melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar. Kegiatan berlangsung secara interaktif. Peserta didik tampak antusias mengikuti sesi penyampaian materi maupun diskusi bersama narasumber. Berbagai pertanyaan diajukan mengenai cara menghindari pengaruh narkoba, bentuk-bentuk penyalahgunaan narkotika yang marak terjadi di kalangan remaja, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba. Salah satu anggota OSIS SMK Migas Bumi Melayu Riau, Palma Riyadi, menyampaikan bahwa materi yang diberikan sangat bermanfaat bagi peserta didik baru. "Materi dari BNN Kota Pekanbaru sangat membuka wawasan kami tentang bahaya narkotika. Sebagai pelajar, kami harus mampu menjaga diri, memilih pergaulan yang baik, dan berani mengatakan tidak terhadap narkoba. Saya berharap seluruh peserta didik baru dapat menjadikan materi ini sebagai bekal untuk menjalani masa sekolah dengan semangat meraih prestasi dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika," ujar Palma Riyadi. Materi ini sangat relevan dengan pembentukan karakter peserta didik SMK Migas Bumi Melayu Riau yang dipersiapkan untuk memasuki dunia usaha dan dunia industri. Dunia kerja membutuhkan sumber daya manusia yang sehat, berintegritas, disiplin, bertanggung jawab, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika. Oleh karena itu, penanaman kesadaran untuk menjauhi narkoba menjadi bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional. Melalui kegiatan ini, SMK Migas Bumi Melayu Riau berharap seluruh peserta didik baru memiliki pemahaman yang kuat mengenai bahaya narkotika, mampu menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan, serta menjadi generasi muda yang sehat, berkarakter, dan siap meraih masa depan yang gemilang tanpa narkoba. Kegiatan ini juga menjadi bentuk nyata komitmen sekolah dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan bebas narkoba. Share : Facebook Twitter Google Plus